[abstrak] AKTIVITAS ANTIMIKROBA LENGKUAS (Alpina galangal L. Swartz) (ANTIMICROBIAL ACTIVITY OF GALANGAL (Alpina galangal L. Swartz)

Oleh: Rahayu WP

Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fateta IPB, Pusat Kajian Makanan Tradisional, IPB

Indonesia merupakan salah satu penghasil rempah-rempah yang sudah terkenal sejak dahulu kala. Diantara rempah-rempah tersebut terdapat lengkuas yang merupakan salah satu jenis rimpang yang biasa dimanfaatkan sebagai bahan untuk ramuan jamu tradisional maupun untuk bumbu masakan tradisional. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengkaji sifat antimikroba lengkuas, terutama dalam bentuk ekstrak air sehingga dapat dioptimalkan potensinya sebagai senyawa antimikroba alami dalam masakan tradisional Indonesia maupun pangan pada umumnya. Ekstrak dari dua jenis lengkuas dari rimpang yang muda dan yang tua dipelajari efektivitasnya terhadap berbagai jenis mikroba patogen dan kapang pada pangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak lengkuas mempunyai aktivitas antimikroba terhadap bakteri dan kapang. Uji aktivitas antimikroba ekstrak lengkuas tergantung pada jenis, umur lengkuas dan konsentrasi ekstrak. Bakteri yang paling sensitif terhadap ektrak lengkuas adalah S. aureus dan L. monocytogenes dari bakteri Gram positif dan V. Cholera dari bakteri Gram negatif. Aktivitas antimikroba ekstrak lengkuas pada kapang adalah memperpanjang fase adaptasi pertumbuhan.

Kata kunci: antimikroba, lengkuas

Dipresentasikan pada Seminar Nasional Makanan Tradisional, Yogyakarta-Indonesia,16  Maret 1999. Prosiding ISBN: 979-95554-1-8

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *